Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Agrowisata Seru di Jogja, Panen dan Santap Melon Langsung dari Pohonnya!

Cinta-news.com – Bayangkan sebuah kebun mini hidroponik di kawasan pantai Kulon Progo yang tiba-tiba dipenuhi warna-warna mencolok dari buah melon ranum. Pemandangan memukau ini bisa kamu temukan di Padukuhan Bugel 2, Kalurahan Bugel, Panjatan. Di sana, sebuah rumah greenhouse menaungi barisan melon yang tumbuh rapi. Buah-buah dengan ukuran seragam itu menggantung berbaris. Mereka memamerkan warna kulit yang sangat menggiurkan. Di antara warna hijau, banyak buah berwarna kuning menyala menyita perhatian. Bagaikan bola matahari mini, mereka seolah mengajak untuk segera dipetik. Penampilan mereka yang gemas pasti membuatmu ingin membelinya.

Kabar gembiranya, pengelola lahan Tri Ervin Ardianto resmi membuka wisata petik melon mulai Jumat, 30 Januari 2026. Wisata ini merupakan inovasi pertanian modern dengan konsep agrowisata. Warga Bugel sukses menggabungkan produksi pertanian dengan kegiatan rekreasi. Inisiatif ini juga memperkenalkan sudut tersembunyi Pantai Bugel sebagai destinasi edukatif. Bersama petani muda setempat, mereka mengembangkan konsep unik ini. Hasilnya, wisata ini jadi alternatif rekreasi keluarga. Sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lokal.

Lalu, apa bedanya dengan beli melon di pasar? Tentu sangat berbeda! Destinasi ini menawarkan pengalaman sensorik langsung. Pada akhir Januari 2026 ini, kamu bisa menikmati panen raya tiga varietas premium. Yakni Sweet Lavender, The Blues, dan Sunray. Menurut Tri Ervin, potensi wisata ini masih sangat besar. Jumlah destinasi serupa di DIY masih sangat terbatas. Panen kali ini melibatkan sekitar 1.200 tanaman. Buahnya diperkirakan ludes dalam waktu singkat. Bahkan bisa habis hanya dalam 3–4 hari. Pengunjung pun berdatangan dari Kulon Progo, Bantul, Kota Yogyakarta, hingga Sleman.

Soal harga, kamu tidak perlu khawatir. Harga melon di lokasi sangat terjangkau. Kisarannya antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per buah. Setiap buah memiliki berat rata-rata 1,5 hingga 2 kilogram. Kesuksesan ini lahir dari kolaborasi inspiratif. Para peneliti Sekolah Vokasi UGM bekerja sama dengan petani muda dari kelompok tani Gisik Pranaji Bugel II. Mereka menggandeng dalam proyek FASTAN. Melalui konsep open farm, pengunjung bebas memetik melon langsung dari pohonnya. Yang seru, kamu bisa langsung menikmati kesegarannya di tempat!

Perlu kamu tahu, wisata petik melon Bugel masih dalam fase awal. Namun masa depannya sangat cerah! Kedepannya, tempat ini berpotensi menjadi pusat wisata edukasi yang komplit. Misalnya sebagai lokasi program pembelajaran untuk sekolah. Atau tempat workshop budidaya melon. Pengembangan agrowisata tematik juga sangat mungkin. Fasilitas wisata yang Instagramable dan kuliner berbahan melon akan segera menghiasi tempat ini. Pada akhirnya, semua perkembangan ini bertujuan mulia. Yakni mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Jadi, tunggu apa lagi? Rencanakan kunjunganmu dan rasakan pengalaman memetik melon segar langsung dari pohonnya!

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *