Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Aksi Maling Ganggu Proses Belajar, Proyektor dan Printer SDN 1 Cikeas Raib

BOGOR, Cinta-news.com – Peristiwa mengejutkan dan memilukan terjadi di SDN 1 Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Ruang guru sekolah itu menjadi sasaran maling pada Sabtu dini hari. Pelaku membawa kabur satu unit printer dan satu proyektor. Kedua alat itu biasa digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menjelaskan kronologi kejadian. Pihak sekolah baru mengetahui peristiwa itu pada Sabtu pukul 06.00 WIB. Saksi bernama Juhandi datang ke sekolah untuk mematikan lampu. Namun, dia justru mendapati pintu ruang guru rusak dan terbuka.

“Begitu sampai, saksi melihat pintu ruang guru terbuka. Setelah dicek lebih lanjut, kondisi di dalam ruangan berantakan. Terdapat kerusakan pada bagian pintu yang diduga dicungkil pelaku,” kata Kompol Robby.

Melihat kondisi tersebut, Juhandi langsung menghubungi rekannya. Tak lama kemudian, mereka kembali ke lokasi untuk memastikan kejadiannya. Setelah itu, pihak sekolah melaporkan pencurian itu ke Polsek Gunung Putri.

Barang yang hilang adalah satu printer jenis L310 dan satu proyektor. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Mereka mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

“Barang yang dicuri satu buah Printer L310 dan satu unit Infokus merk light pro,” pungkasnya.

Kasus ini tentu menimbulkan keprihatinan. Proyektor dan printer adalah alat vital untuk proses belajar. Tanpa kedua alat itu, guru mungkin kesulitan menyajikan materi dengan menarik. Aktivitas mencetak soal dan administrasi juga bisa terganggu.

Kejadian ini juga mempertanyakan sistem keamanan sekolah. Apakah pengamanan di lokasi sudah memadai? Mungkin perlu ada evaluasi untuk pencegahan di masa depan. Pemasangan CCTV yang memadai dan penjagaan rutin bisa menjadi solusi.

Masyarakat sekitar juga harus meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat aktivitas mencurigakan di sekolahan, segera laporkan kepada pihak berwajib. Kerja sama antara sekolah, polisi, dan warga sangat penting untuk menciptakan keamanan.

Kita semua berharap kasus ini cepat terungkap. Polisi berusaha mengembalikan barang-barang sekolah tersebut. Semoga kejadian ini tidak mengurangi semangat belajar mengajar. Mari kita jaga bersama aset pendidikan untuk masa depan anak-anak.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *