Cinta-news.com – Dua peneliti AS baru saja berhasil mengungkap fakta mengejutkan lewat studi citra satelit! Mereka menemukan Rusia kemungkinan besar menyimpan rudal hipersonik nuklir terbarunya, Oreshnik, di pangkalan rahasia Belarus timur. Temuan ini secara mencolok sejalan dengan laporan intelijen AS.
Kemudian, Jeffrey Lewis dan Decker Eveleth menjelaskan analisis mereka. Mereka mendasarkan temuan penempatan Oreshnik pada citra mutakhir dari Planet Labs. Perusahaan satelit komersial itu menunjukkan fitur-fitur khas pangkalan rudal strategis Rusia.
Selanjutnya, peluncur rudal ini rencananya akan menempati bekas pangkalan udara dekat Krichev. Lokasi ini hanya berjarak sekitar 307 km dari Minsk dan 478 km dari Moskwa. Artinya, senjata maut ini sudah sangat dekat dengan jantung Eropa.
Yang patut dicermati, proyek konstruksi ini berjalan sangat terburu-buru. Pekerjaan mulai antara 4-12 Agustus 2025 dan cepat menunjukkan ciri-ciri pangkalan rudal Rusia.
Salah satu petunjuk paling jelas adalah titik transfer kereta api militer yang berpagar tinggi. Di situlah rudal dan peluncur bergerak diduga akan tiba via kereta api.
Tidak hanya itu, para peneliti juga menemukan bantalan beton di ujung landasan yang kemudian ditimbun tanah. Teknik ini cocok untuk menyamarkan titik peluncuran.
Akan tetapi, pakar nuklir Pavel Podvig menyatakan skeptis. Ia rasa pengerahan Oreshnik tidak akan memberi keuntungan tambahan bagi Moskwa. Mungkin langkah ini hanya untuk meyakinkan sekutu Belarus. “Saya tidak melihat perbedaan berarti dengan yang ada di Rusia,” tegasnya.
Meski demikian, Jeffrey Lewis menilai langkah ini justru mengirim pesan politik berbahaya. Penempatan ini menunjukkan ketergantungan Moskwa pada senjata nuklir. “Bayangkan jika AS menempatkan Tomahawk nuklir di Jerman, bukan hanya konvensional?” ujarnya. Ia menegaskan, “Tidak ada alasan militer murni. Ini murni politik.”
Di sisi lain, Putin memang sudah berulang kali menyatakan niatnya menempatkan Oreshnik di Belarus. Rudal berjarak 5.500 km ini ia klaim sebagai senjata pamungkas. Namun, lokasi pastinya baru terungkap sekarang.
Sebagai catatan, Rusia menguji Oreshnik konvensional di Ukraina pada November 2024. Kala itu, Putin sesumbar bahwa pihaknya mustahil mencegat rudal berkecepatan Mach 10 itu.
Namun, Kedutaan Rusia di Washington tidak langsung memberi komentar. Sementara itu, Kedutaan Belarus juga menolak berkomentar. Menariknya, media pemerintah Belarus, Belta, mengutip Menteri Pertahanan mereka. Mereka klaim pengerahan ini tidak mengubah keseimbangan kekuatan. Menurut mereka, langkah ini hanya bentuk tanggapan atas agresi Barat.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com












**aquasculpt**
aquasculpt is a premium fat-burning supplement meticulously formulated to accelerate your metabolism and increase your energy output.
**backbiome**
backbiome is a naturally crafted, research-backed daily supplement formulated to gently relieve back tension and soothe sciatic discomfort.
**boostaro**
boostaro is a specially crafted dietary supplement for men who want to elevate their overall health and vitality.
**vivalis**
vivalis is a premium natural formula created to help men feel stronger, more energetic, and more confident every day.