Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Merespons Demo Gubernur Kaltim, Golkar Minta Kadernya yang Jadi Pejabat Tak Hidup Mewah

Jakarta, Cinta-news.com – Geger! Rakyat Kalimantan Timur menggeruduk kantor gubernur sambil meluapkan amarahnya. Aksi demo panas itu langsung memicu reaksi cepat dari partai pengusung. Partai Golkar pun angkat bicara dan mengeluarkan perintah kilat kepada semua kadernya yang duduk di kursi pemerintahan. Mereka wajib peka terhadap jeritan rakyat. Tidak boleh tutup mata!

Situasi memanas ini bermula dari protes warga terhadap Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Massa menudingnya menerapkan kebijakan yang merakyat? Jangan harap! Justru gaya hidup mewah sang gubernur yang menjadi pemicu utama kemarahan. Partai Golkar pun langsung merespons dengan sigap.

“Kami perintahkan seluruh kader Golkar yang memegang jabatan publik. Di mana pun mereka bertugas, baik di parlemen, kementerian, kursi gubernur, kepala daerah, bupati, wakil bupati, maupun wali kota. DPP Partai Golkar memberi arahan tegas: mari kita peka terhadap suasana,” tegas Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, kepada wartawan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Sarmuji menginstruksikan sikap peka itu kepada seluruh kader pemegang jabatan publik. Mereka tidak boleh abai. Mereka tidak boleh hidup dalam istana mewah sementara rakyat merana. Instruksi ini disampaikan dengan nada mendesak.

Gubernur Kaltim yang notabene kader Golkar itu dihujat warganya sendiri. Massa dari Aliansi Perjuangan Kaltim tidak main-main. Mereka mengkritik habis-habisan kebijakan dan gaya hidup mewah Rudy Mas’ud. Demonstrasi ini bahkan berlangsung hingga dua hari berturut-turut!

Namun, Golkar tidak mempermasalahkan aksi demonstrasi itu. Justru partai berlambang pohon beringin ini menganggapnya sebagai angin segar.

“Begini, setiap aspirasi silakan disampaikan saja dengan cara yang baik,” ujar Sarmuji santai namun penuh makna.

Dengan tegas, Sarmuji mengarahkan seluruh kader Golkar agar peka terhadap kondisi riil masyarakat. Dia menekankan satu hal penting: Jangan pernah bermewah-mewahan, baik dalam urusan kedinasan maupun urusan pribadi.

“Ayo kita peka terhadap kondisi rakyat kita. Jangan sampai penampilan kita terlihat berlebihan. Entah itu sifatnya pribadi atau pun sifatnya dinas,” imbuh Sarmuji.

Pesan ini menjadi tamparan keras bagi para pejabat yang gemar pamer kemewahan di tengah krisis. Golkar tidak ingin citra partainya tercoreng oleh ulah kadernya sendiri.

Demo Panas Gubernur Kaltim: Mobil Rp8,5 M dan Renovasi Rumah Rp25 M Jadi Sorotan!

Rakyat Kaltim sudah muak. Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Alasannya jelas: protes keras terhadap kebijakan dan gaya hidup mewah gubernur mereka.

Gelombang kemarahan ini pertama kali pecah pada Selasa (21/4/2026). Massa dari Aliansi Perjuangan Kaltim sebelumnya sudah menggelar aksi di DPRD Kaltim. Tapi karena tuntutan mereka tidak digubris, massa langsung pindah haluan ke kantor gubernur. Mereka tidak akan pulang sebelum suara mereka didengar!

Sorotan utama massa tertuju pada dua hal fantastis. Pertama, pengadaan mobil dinas baru seharga Rp8,5 miliar. Kedua, biaya renovasi rumah dinas gubernur yang mencapai angka mencengangkan: Rp25 miliar! Bayangkan, rakyat susah mencari makan, tapi rumah dinas direnovasi semewah hotel bintang lima.

Aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur ini langsung menyita perhatian publik nasional. Sayangnya, aksi yang semula damai itu berakhir ricuh. Massa dan aparat keamanan sempat terjadi ketegangan.

Yang lebih mengejutkan: Rudy Mas’ud tidak pernah muncul menemui massa aksi. Bukan hanya itu, dia bahkan memilih bungkam total saat meninggalkan Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa (21/4/2026) malam. Tudingan bahwa gubernur ini lari dari tanggung jawab pun tak terelakkan.

Sikap kontroversial itu diambil persis setelah demonstrasi berlangsung sejak siang dan berujung ricuh. Dengan pengawalan ketat dari puluhan aparat, Rudy Mas’ud berjalan cepat menuju rumah jabatannya. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari kantor gubernur. Namun dia tidak memberikan satu kalimat pun kepada awak media yang sudah menanti.

Beberapa wartawan nekat mencoba meminta tanggapannya terkait tuntutan massa maupun kericuhan yang terjadi. Hasilnya? Nol besar. Tidak ada respons. Rudy Mas’ud langsung melesat masuk ke kediaman dinasnya. Pintu tertutup rapat. Tanpa komentar. Tanpa permintaan maaf. Tanpa penjelasan.

Partai Golkar Bergerak Cepat

Melalui perintah tegas Sekjen Golkar M Sarmuji, semua kader partai yang menjadi pejabat publik kini mendapat peringatan keras. Situasi ini menjadi ujian nyata bagi Partai Golkar. Mereka harus membuktikan bahwa partai ini benar-benar peduli pada rakyat, bukan sekadar jago kampanye.

Instruksi untuk bersikap peka ini tidak boleh diabaikan. Rakyat sudah lelah dengan pejabat yang hidup mewah di atas penderitaan mereka. Jika para kader Golkar masih bandel, jangan salahkan rakyat jika kemarahan mereka meledak kembali. Karena satu hal yang pasti: rakyat Kaltim sudah tidak takut lagi untuk turun ke jalan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *