Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Tiga Pelaku Pencurian Motor Kurir JNT di Bangkalan Diamankan, Satu Orang Masih Buron

BANGKALAN, Cinta-news.com – Polisi akhirnya membekuk tiga dari empat pelaku kejahatan yang memberanikan diri membegal motor kurir JNT di akses Jembatan Suramadu. Tim kepolisian dengan sigap mengamankan para pelaku dalam operasi yang runyam ini. Peristiwa ini bukan hanya merugikan satu kurir, tetapi juga melukai hati puluhan pelanggan yang tengah menanti paketnya. Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, dengan lugas membeberkan fakta bahwa dari empat pelaku, tiga di antaranya sudah berhasil mereka amankan.

Lalu, siapakah otak di balik aksi nekat ini? Ternyata, polisi meringkus tiga orang kunci. Pertama, MR (46), warga Desa Sendang Dajah, Kecamatan Labang, yang berperan sebagai pelaku langsung. Tidak berhenti di situ, pihak kepolisian juga menahan dua penadah barang curian, yaitu MU (42) dari Tanah Merah dan AH (32) dari Kokop. Namun, satu terpidana, yaitu SN, masih berhasil melarikan diri dan kini menjadi buruan utama. AKP Hafid menuturkan kronologinya dengan detail: MR awalnya memboncengkan SN. Sesampai di lokasi sasaran, SN langsung turun dan membobol motor kurir JNT yang sedang melintas.

Aksi mereka sungguh membuat geram! Para pelaku membawa lari motor korban bersama tas keranjang yang masih sarat dengan 85 paket. Kemudian, mereka mengarahkan motor tersebut ke tempat sepi. Di sana, dengan seenaknya, mereka membongkar satu per satu paket milik pelanggan. Mayoritas paket ternyata berisi pakaian anak-anak. Karena menganggap barang-barang itu tidak bernilai bagi mereka, para pelaku justru memilih membakar puluhan paket tersebut untuk menghilangkan jejak! Tindakan beringas ini jelas menunjukkan hati nurani yang sudah tumpul.

Usai membakar paket-paket, para pelaku segera mengalihkan perhatian. Mereka membawa motor curian itu kepada seorang ‘teman’ yang berperan sebagai penadah pertama. MR dan SN menjual motor tersebut ke MU dengan harga murah, hanya Rp 3.700.000. Rantai kejahatan ini ternyata berlanjut. MU, si penadah pertama, lalu menjual kembali motor yang sama ke penadah lain, AH, dengan harga lebih tinggi, Rp 4.300.000. Mereka mengaku menggunakan uang haram itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini sangat masuk akal, mengingat tidak satupun dari mereka yang memiliki mata pencaharian tetap.

Syukurlah, penyidik berhasil mengamankan motor milik korban. Lebih dari itu, hasil interogasi justru mengungkap fakta lebih mencengangkan. Ternyata, MR merupakan spesialis pencurian motor yang sudah berpengalaman! Polisi menemukan bahwa dia telah beraksi di empat lokasi berbeda di Bangkalan. Artinya, kelompok ini merupakan jaringan yang terorganisir dan kerap beroperasi di berbagai titik, mulai dari Bangkalan Kota, Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Labang, hingga akses Suramadu.

Kini, fokus kepolisian tertuju pada pelaku yang masih buron, SN. Mereka terus menggencarkan pengejaran untuk menangkapnya. Sebelumnya, masyarakat gempar dengan laporan kehilangan puluhan paket JNT. Motor kurirnya dibegal saat sedang mengantarkan paket pada Senin, 8 Desember 2025, di akses Jembatan Suramadu. Peristiwa ini menjadi alarm keras tentang kerentanan sistem logistik dan keberanian sindikat kejahatan lokal. Intinya, meski tiga pelaku sudah mendekam sel, keadilan baru akan benar-benar terasa bagi puluhan korban setelah polisi menangkap SN, otak pelarian yang masih bebas.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version