Cinta News – Kabar Terkini, Penuh Inspirasi!
News  

Heboh! 571 Ribu Penerima Bansos Pakai Uang Bantuan untuk Judol

Cinta-news.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) langsung angkat bicara setelah terungkap fakta mengejutkan: banyak penerima bantuan sosial (bansos) yang ternyata menggunakan uang bansos untuk Judol! Gus Ipul tegas menyatakan, rekening penerima bansos yang ketahuan bermain judol bakal dicoret dari daftar penerima. “Saya setuju evaluasi total! Kita harus perbaiki sistem biar bansos benar-benar tepat sasaran,” tegasnya dalam keterangan resmi, Senin (7/7/2025).

Ternyata, ini bukan isapan jempol belaka. Kemensos sudah bergerak cepat setelah Presiden Prabowo meminta penyaluran bansos harus lebih akurat. Mereka langsung berkoordinasi dengan PPATK untuk memeriksa rekening penerima bansos yang sudah dapat bantuan lebih dari 10-15 tahun. “Kami ingin pastikan tidak ada penyimpangan. Makanya, kami minta izin Presiden untuk cek data rekening lewat PPATK,” jelas Gus Ipul.

Nah, setelah dapat lampu hijau dari Presiden, Kemensos pun langsung serahkan data rekening ke PPATK. Hasilnya? Bikin merinding! Ketua Tim Humas PPATK, M Natsir, mengungkapkan, dari 28,4 juta NIK penerima bansos, ada 9,7 juta NIK yang terindikasi sebagai pemain judi online. “Dan yang aktif main judi sambil terima bansos? 571.410 orang!” ungkap Natsir.

Yang lebih mencengangkan, transaksi judol mereka mencapai lebih dari 7,5 juta kali dengan total deposit Rp957 miliar! “Ini baru dari satu bank lho. Kalau ditelusuri lebih dalam, angkanya bisa lebih gila lagi,” tambah Natsir. Menurutnya, ini bukan sekadar kesalahan administrasi, tapi sudah masuk kategori penyalahgunaan uang negara untuk kegiatan ilegal!

Gus Ipul langsung angkat bicara. Dia bakal jadikan temuan ini sebagai bahan evaluasi besar-besaran. “Ini bukti keseriusan kami menjalankan arahan Presiden. Bansos harus sampai ke yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Trubus Rahadiansyah, pakar kebijakan publik Universitas Trisakti, bilang ini langkah revolusioner. “Baru sekarang ada pemeriksaan rekening penerima bansos seketat ini. Itu pun baru data dari satu bank. Bayangkan kalau semua bank dicek!” ujarnya. Dia mengusulkan agar pelaku judi online yang menerima bansos wajib mendapatkan sanksi edukatif. Namun jika terbukti ada keterlibatan bandar, aparat harus mengusutnya sampai tuntas!

Gus Ipul pun buka suara. Dia mengajak masyarakat ikut mengawasi penyalahgunaan bansos. “Lapor saja lewat RT/RW, aplikasi, atau call center kami. Partisipasi masyarakat sangat kami hargai,” ajaknya. Menurutnya, sudah ada 500.000 lebih laporan dari masyarakat yang mengusulkan penerima bansos baru atau melaporkan penyimpangan.

Nah, pendamping PKH juga enggak boleh lepas tangan. “Kalau ada KPM PKH ketahuan judi, pendampingnya juga akan kami evaluasi. Kontrak kerja mereka bisa diputus kalau lalai,” tegas Gus Ipul.

Temuan lain yang bikin heboh: ada penerima bansos yang saldo rekeningnya mencapai Rp1-2 juta! “Ini harus ditelusuri. Bansos kan seharusnya langsung dipakai, bukan ditimbun,” ujar Gus Ipul. Dia berjanji bakal terus kawal penyaluran bansos biar enggak salah sasaran lagi.

Jadi, apa langkah selanjutnya? “Kami akan terus perbaiki sistem, libatkan masyarakat, dan pastikan bansos enggak bocor ke hal-hal yang enggak semestinya,” pungkas Gus Ipul.

Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Checkbind.com

Exit mobile version