JAKARTA, Cinta-news.com – Kabar gembira menggema bagi seluruh perantau yang tengah merencanakan pulang kampung. Kementerian Perhubungan resmi mengumumkan kehadiran program mudik gratis yang akan menemani masyarakat pada momen Lebaran 2026 yang dinanti-nanti. Pemerintah benar-benar menyiapkan kejutan istimewa dengan menggelontorkan ratusan armada bus, sekaligus menghadirkan solusi cerdas untuk mengurai kemacetan serta menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
Program ini hadir sebagai tamparan manis bagi kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi. Sepeda motor selama ini identik dengan risiko kecelakaan tinggi dan dominasi di jalur mudik. Pemerintah tak ingin kecelakaan lalu lintas terus membayangi euforia Lebaran. Karena itu, mereka mengambil langkah berani dengan menyediakan transportasi umum yang lebih terjamin.
Kemenhub juga menghadirkan truk-truk spesial untuk mengangkut sepeda motor para pemudik. Masyarakat tetap bisa membawa kendaraan kesayangan tanpa harus mengendarainya dalam jarak jauh. Perjalanan panjang yang melelahkan dan membahayakan pun bisa dihindari. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keselamatan rakyat adalah prioritas utama.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan detail program ini dengan penuh semangat. Ia menyatakan bahwa pendaftaran mudik gratis akan resmi dibuka pada tanggal 1 Maret 2026. Masyarakat memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri. “Kami akan menyediakan 401 unit bus mudik gratis dengan total kapasitas mencapai 15.834 penumpang. Kami juga menyiapkan 8 truk yang mampu mengangkut 240 sepeda motor. Seluruh armada ini akan melayani 34 kota tujuan. Kota-kota itu tersebar di provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera,” ujar Aan. Ia memberikan keterangan resmi pada Rabu (18/2/2026).
Ia kemudian menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi erat antar semua pemangku kepentingan. Semua elemen harus bergandengan tangan. Pemerintah pusat, daerah, hingga aparat keamanan harus bekerja sama. Tujuannya satu: menciptakan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kita semua tahu, prediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 ini luar biasa besar. Sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Jawa Barat menjadi provinsi asal terfavorit. Estimasi jumlah pergerakan mencapai 21,52 persen atau sekitar 30,97 juta orang,” ungkap Aan dengan rinci.
“Sementara itu, Jawa Tengah bertengger sebagai provinsi tujuan favorit. Estimasi jumlah pemudik yang menuju ke sana mencapai 26,90 persen atau 38,71 juta orang. Angka ini sangat fantastis, dan kami harus siap menghadapinya,” tambahnya.
Menyadari besarnya lonjakan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Mereka mengoperasikan 177 terminal. Terminal itu terdiri dari 115 Terminal Tipe A dan 62 Terminal Tipe B. Selain itu, sebanyak 48 Unit Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) akan berfungsi sebagai rest area darurat. Pemerintah melakukan langkah ini guna mengantisipasi kepadatan di tempat istirahat konvensional.
Dari sisi ketersediaan armada, pemerintah menyiapkan total 31.345 bus dan siap menerjunkan seluruhnya. Rinciannya meliputi 11.639 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Kemudian ada 63 unit Angkutan Lintas Batas Negara. Lalu 17.850 unit Angkutan Pariwisata dan 1.793 unit Angkutan Jemput Antar Provinsi (AJAP). Jumlah ini diyakini cukup untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
Sektor penyeberangan pun tak luput dari perhatian serius. Pemerintah menyiapkan 72 unit dermaga. Mereka juga menyiapkan 254 unit kapal penyeberangan. Lalu 29 pelabuhan penyeberangan dan 15 lintas penyeberangan. Semua infrastruktur ini akan berfungsi maksimal. Tujuannya memastikan distribusi pemudik berjalan mulus. Terutama bagi mereka yang menuju pulau Sumatera dan sekitarnya.
“Selain memanfaatkan UPPKB sebagai rest area, kami juga aktif menjalin kerja sama dengan Kepolisian dan Pemerintah Daerah. Beberapa masjid di sejumlah kota akan kami fungsikan sebagai rest area tambahan. Titik-titik tersebut berada di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Semarang, Purworejo, dan Kebumen. Kami ingin memastikan pemudik mendapatkan tempat istirahat yang layak dan nyaman selama perjalanan,” pungkas Aan.
Dengan persiapan yang begitu matang, masyarakat diharapkan menjadikan mudik gratis tahun ini sebagai solusi utama. Masyarakat bisa pulang kampung dengan aman, hemat, dan penuh kebahagiaan. Program ini bukan sekadar fasilitas. Program ini adalah wujud cinta pemerintah kepada rakyatnya.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com











